oleh

Pengesahan Perbup Covid-19 Konawe Tunggu Hasil Koreksi Forkopimda

-KONAWE-61 dibaca

Reporter : Hasmar Tombili
Editor : Ardilan

UNAAHA – Wakil Bupati Kabupaten Konawe, Gusli Topan Sabara memaparkan rancangan Perbub Covid-19 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di ruang kerja Bupati, Selasa 15 September 2020.

Hanya saja Perbup tersebut belum disahkan karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe masih menunggu hasil koreksi dari pihak Forkopimda setempat.

“Terutama pasal sanksi yang akan dituangkan dalam Perbub. Tapi pasal lain belum bisa saya sampaikan. Sabar saja, jika sudah dikroscek Forkopimda, kami akan sampaikan sama teman teman media,” ungkap Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara usai rapat.

Sementara itu, Direktur Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Konawe (BLUD RS Konawe) dr Agus Lahida mengatakan kasus Covid – 19 di wilayah kabupaten Konawe dari April hingga September 2020 tercatat sebanyak 94 kasus yang telah dirawat di RS Covid-19 dengan delapan kasus diantaranya melakukan isolasi mandiri.

“Yang dirawat hari ini di RSD Covid-19 tersisa 3 orang,sedangkan yang telah kami lakukan rapid test kepada masyarakat sebanyak 1520 orang. Dari jumlah tersebut, 57 diantaranya reaktif lalu kita tingkatkan ke swab. Selanjutnya dilakukan tes swab berarti hanya 3,7 persen yang dihasilkan dari pemeriksaan versi rapid test,” terangnya.

Kata dia, dari pemeriksaan tes swab hingga saat ini pihaknya menyebut baru sebanyak 956 orang yang melakukan swab tes dan 66 diantaranya terkonfirmasi positif.

Agus mengakui pihaknya tidak lagi memakai metode rapid untuk pemeriksaan Covid-19. Pasalnya, rapid test ia anggap metode pendeteksian Covid-19 yang memiliki keakuratan yang sangat rendah.

“Stigmanya Corona ini lebih menakutkan dari isunya sendiri. Sesuai anjuran WHO untuk pemeriksaan swab harus dilakukan 1/1000 orang dalam satu minggu. Jadi Konawe itu harus 225 orang dilakukan swab untuk seminggu. Harus dicapai dengan target perbulan 1020 orang,” bebernya.

Dirinya pun berharap dengan hadirnya mobil swab, hasil dari kerjasama operasional (KSO) antara Pemkab Konawe dan PT Bio Farma akan bisa mencapai target swab masyarakat sesuai anjuran WHO.

“Mudah mudahan mobil swab PT Bio Farma segera beroperasi,” tutupnya

Untuk diketahui, turut hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto SIK, Dandim 1417 Kendari Letkol Kav Agus Waluyo, Kejari Konawe yang diwakili Kasi Intel Aguslan SH, Ketua Pengadilan Agama, Hj Najmiah Sunusi, Sekda Konawe Ferdinan Sapan dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di satuan kerja masing masing. (2).

Terkini