oleh

Pemkab Konawe Jorjoran Cegah Covid-19, Tapi Masih Siap Suplai Beras

Redaksi

KONAWE – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa tak pernah diam mencegah menyebarnya Covid-19 ke daerahnya, apalagi setelah dua warganya dinyatakan positif virus mematikan itu. Ragam upaya pencegahan menjalarnya Virus Corona dilakukan serius saban hari tanpa henti.

“Kami jajaran Forkopimda bergerak semua, setiap kecamatan setiap hari menyemprot menyemprot menyemprot (disinfektan) terus,” lapor Kery kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi saat Konferensi Video yang diikuti seluruh bupati se-Sultra, Jumat 3 April 2020.

Bupati Kery saat Video Konferensi dengan Gubernur Ali Mazi

Selama ini, Konawe melakukan upaya pencegahan masih secara mandiri dengan anggaran sendiri. Meski bantuan yang terus dijanjikan Pemerintah Pusat belum kunjung datang.

Dikesempatan itu, Kery meminta Pemerintah Pusat melalui Ali Mazi, secepatnya menyalurkan bantuan ke Konawe. Salah satu yang paling mendesak dan sangat dibutuhkan adalah cairan disinfektan, di Konawe tak ada lagi yang menjual cairan anti virus itu.

Penyemprotan disinfektan di wilayah Konawe

Dalam sehari, Konawe membutuhkan sedikitnya 300 liter disinfektan. Apalagi, sesuai target tim tanggap darurat Covid-19 Konawe, April ini seluruh rumah warga di 29 kecamatan sudah disemprot disinfektan. Ia mengulang, semua masih dilakukan mandiri dibantu TNI Polri hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Bupati Kery bersama Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kristianto.

Lanjut Kery, meski di tengah wabah darurat Corona, jika ada daerah yang membutuhkan beras, Konawe menurutnya masih sangat siap menyuplai stok beras ke seluruh wilayah Sultra.

Gubernur kata dia, tak perlu khawatir dengan masyarakat Konawe, karena ia menilai warganya sudah punya kesadaran tinggi untuk mematuhi imbauan dan anjuran pemerintah. Hal itu pula, tak menyulitkan tim di lapangan.

Mulai dari sosialisasi larangan berkumpul dan imbauan mencuci tangan, jaga jarak dalam berinteraksi, sampai pada penyemptotan rumah warga tidak ada masalah.

“Pasar juga kita perintahkan, masih buka tapi nanti jam 9 pagi, jangan jam 7. Jadi aman terkendali,” masih kata Kery ke Ali Mazi.

Kery juga berharap, Konawe yang kini tak ada lagi pemasukan daerah, jika ada bagi hasil dari Pemerintah Pusat, Konawe minta secepatnya dikirimkan dana bantuan.

Untuk diketahui, hingga Minggu 5 April 2020 pukul 09.00 WITA, di Konawe ada empat Orang Dalam Pemantauan (ODP), dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dua pasien positif Covid-19. (Adv)

Terkini