oleh

Kunker ke Konawe, Kery Saiful Konggoasa Apresiasi Pimpinan DPRD Sultra

Reporter: Hasmar Tombili

UNAAHA – Unsur Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kunjunga kerja (Kunker) untuk mengecek kondisi poros Tongauna Abuki yang menghubungkan Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Kunker yang dilaksanakan, Kamis 12 Juni 2020 ini, untuk memenuhi aspirasi dari Asosiasi Kepala Desa se Konawe  Barat terkait kerusakan jalan poros Tongauna Abuki tersebut.

Pramuka

Kunker dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sultra H. Abdurrahman Shaleh diikuti sejumlah legiselator DPRD Sultra dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) bersama jajaran.

Turut terlibat, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Perwakilan Pemerintah Provinsi, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra dan Dinas Perhubungan Provinsi Sultra.

Selain kerusakan jalan, turut dicek sejumlah proyek jalan dan jembatan di Kabupaten Konawe, salah satunya di Kelurahan Rawua  Kecamatan Sampara.

Selain itu, kondisi dua jalan alternatif di Desa Puuloro di Kecamatan Sampara, yang menghubungkan Konawe dan Kota Kendari, serta Desa Andepali di Kecamatan Sampara yang menghubungkan Konawe dengan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Sementara itu, dalam temu wicara bersama anggota rombongan Kunker DPRD Sultra dan jajaran instansi terkait, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menyampaikan apresiasinya.

“Kalau semua bergerak seperti ini, maka akan mudah diselesaikan, karena banyak proyek Pemprov Sultra jadi permasalahan di Konawe, salah satunya jalan di Kelurahan Rawua Kecamatan Sampara dan jalan ke Kabupaten Konawe Utara,” ujar Kery di kediaman di Pondidaha, Kamis 12 Juni 2020.

Kery meminta pihak Bina Marga dan BPJN memastikan perusahaan konstruksi yang memenangkan tender proyek pembangunan di Konawe, memiliki kapasitas mumpuni didukung alat serta bisa di percaya dalam membangun.

“Agar di lihat betul kontraktornya yang betul betul bisa di percaya membangun, di lihat perusahaannya, alatnya ada nggak,” ungkap Kery.

Ketua DPW PAN Sultra ini juga mengingatkan bahwa pembangunan Konawe punya dampak penting di Sultra, mengingat Konawe merupakan satu dari empat pilar penopang terbentuknya Sultra.

“Konawe ini adalah empat pilar utama berdirinya Sultra, bukan kita bilang utamakan ini oh tidak, hidupnya Sultra itu ada empat, Buton, Muna, Kendari dan Kolaka dan Konawe sebagai induk tiang utamanya Sultra,” tegas Kery.

Ia juga menuturkan, jika masa depan Indonesia ada di Konawe, salah duanya yakni keberadaan Mega Industri Morodi juga status lumbung pangan untuk kawasan Indonesia Timur.

“Harus Konawe ini di beri rangsangan, mau bilang apa lagi orang, masa depan Sultra sudah ada di Konawe kita punya kontribusi dua negara sudah jelas,” ungkapnya.

Bupati Konawe dua periode ini juga berharap berkunjungnya rombongan kunker tersebut bisa, membawa manfaat dan menjadikan daerah tersebut skala prioritas pembangunan.

Daerah lain itu sudah berkembang, lanjutnya, untuk itu daerah ini dengan segala potensi harus mendapatkan perhatian yang the best, yang terbagus, dan masyarakat Konawe agar tidak malu, harus rajin kuat pintar.

“KHarus kita memberikan contoh yang terbaik buat negeri ini buktinya apa sekarang kita mau cerita apa lagi kita punya masa depan Indonesia, Sultra punya kontribusi ke negara,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Kery juga mengapresiasi kunjungan Ketua DPRD Provinsi Sultra yang memimpin langsung rombongan untuk turun lansung melihat sejumlah proyek  jalan dan jembatan di Kabupaten Konawe.

“Sekarang kita bisa melihat, syukur pak Ketua DPRD Sultra H.Abdurrahman Shaleh sendiri yang turun bisa melihat bahwa Kabupaten Konawe ini harus di perhatikan,” tegasnya.

Terkini