Anggaran Proyek DAK Sekolah Terlambat, Ini Penyebabnya

Reporter: Muh. Ardiansyah R
Editor: Kardin

KONAWE – Proyek rehabilitasi gedung sekolah di Kabupaten Konawe yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) mengalami keterlambatan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe, Santoso menuturkan, untuk DAK ada keterlambatan dikarenakan pengalihan bank.

“Kemarin memang agak terlambat, disebabakan dana kita yang ada di BRI yang kita mau geser ke Bank Pembangunan Daerah, ternyata terlambat,” ujarnya. saat di temui MEDIAKENDARI.com, Rabu (15/1/2020).

Ia menambahkan, khusus pada DAK di Januari 2020 sudah semua dicairkan dan memberikan perhatian khusus segera mengatasi keterlambatan pencairan.

“Hari ini cair dan itu kami lemburkan, kalau kepala sekolah datang, langsung cair tinggal bukti kas saja, namanya DAK memang harus dibayar secepatnya setelah cair,” lanjutnya.

Katanya, saat ini DAK untuk rehabilitasi gedung sekolah, terutama pada Sekolah Dasar (SD) tengah berjalan.

“Yang jelas yang jadi perioritas akan dibayarkan untuk 73 sekolah dengan total kurang lebih Rp 54 miliar,” tambahnya.