oleh

Bupati Konsel Sarankan Petani dan Nelayan Tidak Seperti Pengumpul Rotan

-FEATURED, KONAWE-109 dibaca

ANDOOLO – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memiliki wilayah kelautan yang cukup luas dan memiliki potensi hasil laut yang sangat melimpah jika dikelola secara baik dan terorganisir.

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga menyampaikan, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus punya target dan sasaran yang akan dicapai, khususnya sektor perikanan sebagai sumber unggulan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam rapat bersama penyuluh perikanan.

“Saya melihat para petani dan nelayan kita masih banyak yang miskin, padahal mereka tinggal di kawasan yang berpotensi mensejahterakan. Inilah yang menjadi fokus kita untuk mencari akar masalahnya,” ungkap Surunuddin, Kamis (08/02/2018).

Dia juga mengharapakan agar petani dan nelayan tidak bekerja seperti pengumpul rotan yaitu minta panjar dulu baru bekerja, ketika hasilnya kurang maka muncul permasalahan. Pola ini juga yang menjadi salah satu sebab belum sejahteranya para petani dan nelayan di Konsel.

Surunuddin juga menyampaikan, fokus Pemda Konsel untuk membenahi persoalan perikanan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan yaitu terkait dengan kelompok nelayan agar betul betul eksis dan bekerja.

“Saya ingin mengajak kepada para penyuluh untuk membenahi diri dan kelompok-kelompok budi daya perikanan dari sisi SDM nya dan juga bagaimana meningkatkan kualitas hasil perikanan,” jelasnya.

Dari sembilan kecamatan di Konsel, lanjutnya, yang berada di garis pantai harus dipetakan wilayah pengembangan perikanannya, seperti Kecamatan Kolono yang saat ini mengembangkan Kelompok Jaring Apung (KJA) dan Kecamatan Tinanggea yang dikembangkan untuk wilayah tambak.

Surunuddin menambahkan dari segi pendanaan untuk tambahan modal nelayan, pemerintah akan bertindak sebagai penjamin kepada pihak perbankan. Jadi untuk bantuan dana sebesar Rp 25 juta tidak perlu ada jaminan sertifikat.

“Kami akan menjamin dengan memberikan surat rekomendasi terhadap kelompok nelayan yang telah diverifikasi oleh penyuluh perikanan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae menyampaikan, ada tiga potensi perikanan yang dimiliki Konsel yaitu bidang budidaya, perikanan tangkap dan Pemberdayaan Perikanan.

“Dari sektor ini, fokus dinas perikanan adalah sembilan kecamatan yang masuk wilayah pesisir yaitu mulai dari Kecamatan Kolono sampai Kecamatan Tinanggea,” ungkap Irwan.

Untuk Kecamatan Kolono, lanjutnya, pihaknya berfokus pada pengembangan KJA. Sedangkan Kecamatan Tinanggea berfokus untuk pengembangan tambak.

Dikatakannya, kelompok nelayan yang ada di Konsel berjumlah 190 kelompok yang tidak sebanding dengan jumlah penyuluh yang ada sebanyak 18 orang.

“Kami sangat membutuhkan tenaga-tenaga penyuluh khususnya sarjana perikanan lulusan Universitas Halu Oleo Kendari,” tutupnya.

Reporter: Erlin
Editor: Jubirman

Terkini